+ -

Pages

Friday, June 20, 2014

Are You Right-Brained or Left-Brained?

Halo!
Sebelumnya sudah pada tahu belum kalau kebiasaan kita berpikir, memecahkan masalah, bahkan dalam berperilaku sehari-hari merupakan hasil dari apa yang otak kita kerjakan. Nah, kalau belum pada tahu, yuk kita telusuri bagaimana hal itu terjadi.

Otak kita dibagi menjadi 2 bagian, yaitu otak kiri dan otak kanan. Keduanya tentu tidak dapat dipisahkan namun saling bekerjasama satu dengan yang lain dalam kehidupan manusia. Otak kiri, lebih dipergunakan dalam hal mengatur organ tubuh sebelah kiri logika, menulis, berbicara, matematika,dan analisa. Sedangkan otak kanan, kita gunakan untuk mengatur organ tubuh sebelah kanan, berimajinasi, menikmati musik dan seni, emosi, dan berkreatifitas.

Sudah tahu dong apa bedanya otak kiri dan otak kanan kita? Nah, selanjutnya kita akan mengetahui apakah kita orang dengan berotak kiri atau orang dengan berotak kanan. Perhatikan video ini, dan ikuti langkah-langkahnya. Ikuti dengan konsentrasi dan teliti ya, nantinya kamu akan mengetahui kamu adalah orang berotak kiri atau berotak kanan. Selamat mencoba!


 


Gimana? Udah tahu dong otak mana yang mendominasi kalian dalam melakukan beberapa hal di kehidupan sehari-hari? Semoga hal kecil ini bermanfaat  ya bagi kalian! Jangan lupa tanyakan ke teman-teman kalian tentang hal ini, jika mereka belum tahu..cobalah minta mereka memperhatiakn video tadi. Sampai jumpa!

5 T y r a n n o: June 2014 Halo! Sebelumnya sudah pada tahu belum kalau kebiasaan kita berpikir, memecahkan masalah, bahkan dalam berperilaku sehari-hari merupakan ...

Friday, June 6, 2014

ANDRAGOGI DAN PEDAGOGI

Andragogi dan Pedagogi? 

Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan andragogi dan pedagogi? Pasti udah ada yang tahu dong dengan istilah ini. Nah, yang belum paham atau yang belum mendengar kata ini sebelumnya, andragogi ialah proses pembelajaran yang melibatkan orang dewasa sebagai peserta didik ke dalam struktur pengalaman belajaran. Sedangkan pedagogi ialah proses pembelajaran yang melibatkan siswa dan siswi atau anak-anak sebagai peserta didik. Istilah ini pertama kali dikenalkan oleh seorang tokoh yang bernama Alexander Kapp, seorang pendidik yang berasal dari Jerman, tahun 1833, yang dikembangkan menjadi teori pendidik orang dewasa oleh seorang tokoh yang berasal dari Amerika Serikat yang bernama Malcolm Knowles. Jadi, sudah lumayan paham dong ya pengertian singkat dari andragogi dan pedagogi? Kedua kata ini berasal dari kata Yunani, andragogi mengarah pada orang dewasa, sedangkan pedagogi mengarah kepada anak kecil. 

Mulai dari pemahaman umum mengenai andragogi dan pedagogi, teman-teman pasti sudah bisa membedakan ciri-ciri atau proses pembelajaran yang dimiliki oleh andragogi dan pedagogi tersebut. Karena kita semua dulunya pernah kecil, maka kita akan mencoba mencari tahu apa-apa saja yang menjadi ciri-ciri atau proses pembelajaran dalam pedagogi. Umumnya seperti yang kita ketahui, atau bahkan yang pernah telah kita alami dulunya waktu sedang berada di dalam kelas sekolah, guru menjadi pusat perhatian kita selama berjam-jam di kelas. Beliau memberikan pelajaran dan materi yang sedang kita pelajari saat itu. Guru merupakan sumber informasi dan siswa hanya menjadi pasif didalam kelas. Siswa sangat bergantung pada kelas, guru berasumsi bahwa guru yang banyak memiliki peran didalam kelas ketimbang siswa. Seperti kita dulu di Sekolah Dasar misalnya, kita sedang belajar mengenai fotosintesis. Kita menerima apa saja pelajaran yang diberikan guru kita mengenai fotosintesis, setelahnya siswa akan mendapatkan pekerjaan rumah (pr) sebagai pemahaman lebih dalam mengenai fotosintesis. Disini pr berperan sebagai alat yang digunakan sebagai pembantu siswa untuk dapat mengingat pelajaran mengenai fotosintesis, setelah itu siswa mendapatkan nilai dan tidak mendapat bagaimana pengaplikasian materi tersebut ke hal yang lebih mudah dimengerti. Karena guru mengajar dengan kata kata ilmiah berdasarkan pedoman yang dimiliki guru. Siswa juga masih mendapatkan motivasi secara eksternal, dimana siswa hanya mengtahui bahwa segala sesuatu yang menjadi tugas tanggung jawab mereka harus dipatuhi dan dikerjakan sesuai aturan, jika tidak maka siswa akan mendapat hukuman. 

Sedangkan andragogi, guru merupakan fasilitator, dan peserta didik harus aktif dalam mendapatkan ilmu. Misalnya, mahasiswa harus aktif bertanya kepada dosen untuk medapatkan pengetahuan yang lebih dari yang diberikan oleh dosen. Semakin sering mahasiswa bertanya, semakin dalam juga pemahaman mahasiswa mengenai materi yang sedang dibahas. Disini mahasiswa menjadi mandiri dalam menentukan sikap belajarnya, jadi mahasiswa lah yang bertanggung jawab atas kemandirian belajarnya, bukan lagi dosen. Mahasiswa juga lebih bebas dalam mendapatkan informasi yang mereka inginkan, misalnya bertanya langsung kepada dosen atau membuat kelompok kecil bersama teman-teman untuk berdiskusi satu dengan yang lain. Dan mahasiswa telah mendapatkan motivasi internal, di mana dirinya sendiri yang berperan utama dalam menetukan bagaimana sikap belajar yang baik, dan penghargaan dirinya. Karena didalam andragogi mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri, maka sebagai fasilitator dosen akan memberikan sebuah masalah berdasarkan teori lalu meminta mahasiswa untuk dapat memecahkan masalah tersebut dan bagaimana pengaplikasiannya di kehidupan yang nyata. Dalam proses pembelajaran seperti ini, mahasiswa juga diajar untuk memecahkan masalah di kehidupan nyata. 

Jadi, teman-teman sudah terrmasuk andragogi? Atau masih di pedagogi? Temukan sendiri pengertiannya yaa!
5 T y r a n n o: June 2014 Andragogi dan Pedagogi?  Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan andragogi dan pedagogi? Pasti udah ada yang tahu dong dengan istilah i...
< >